Jumat, 12 Agustus 2011

BUMI , semakin sesak

BUMI TERASA SEMAKIN KECIL

Oleh : Fadhil ZA

kapal1Pada abad ke 15 Colombus dan Magelhaes, telah melakukan perjalanan keliling dunia berangkat dari daratan Eropa kearah timur sampai ke benua Amerika, kepulauan Indonesia, India, Afrika dan kembali ke Eropa dalam perjalanan yang lamanya lebih dari satu tahun. Perjalan yang begitu jauh ditempuh dengan kapal layar dalam waktu yang demikian lama. Sekarang perjalan yang serupa bisa ditempuh manusia hanya dalam tempo 1 atau 2 hari dengan menggunakan pesawat terbang. Berkat kemajuan teknologi transportasi, bumi yang dahulu terasa luas dan besar sekarang terasa semakin kecil.
Dengan kemajuan teknologi manusia bisa berjalan dari satu tempat ketempat lain yang jaraknya ribuan kilometer dalam waktu yang singkat, hanya beberapa jam atau beberapa hari saja. Jarak yang sama ratusan atau ribuan tahun yang lalu hanya bisa ditempuh oleh manusia menggunakan kapal layar dalam tempo ber bulan bulan atau beberapa tahun. Allah mengangkut manusia dilautan dengan kapal layar, dan Allah hendak menciptakan pula kendaraan yang serupa itu, untuk mengangkut manusia ketempat yang jauh, sebagaimana fiirman -Nya dalam surat Yasin ayat 41-42 :
41- Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan,
42- dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu.
(Yasin 41-42)
kapal2
Apa yang dijanjikan Allah dalam surat Yasin ayat 41-42, 1400 tahun yang lalu itu sekarang telah menjadi kenyataan. Allah telah menggantikan kapal layar dengan kapal laut yang besar dan kuat, yang berlayar mengandalkan kekuatan mesin, bukan dengan tenaga angin seperti dahulu. Disamping itu Allah juga telah menciptakan pesawat terbang, yang mampu mengangkut penumpang dan barang seperti layaknya kapal layar tersebut, namun mempunyai kecepatan ratusan kali kecepatan kapal layar.
Kapal yang berlayar dilautan mampu mengangkut penumpang dalam jumlah ribuan orang, kapal tersebut berlayar bagaikan hotel yang terapung, berlayar dari satu kota ke kota yang lain didunia ini. Bermacam jenis kapal yang berlayar dilaut telah diciptakan Allah untuk memenuhi kebutuhan manusia, ada kapal penumpang khusus mengangkut manusia, ada kapal tanker khusus mengangkut BBM, kapal induk mengangkut alat perang, ada kapal kontainer yang khusus mengangkut barang dan lain sebagainya.

kapal3
Allah telah menciptakan berbagai sarana transportasi tersebut untuk menjamin kelangsungan hidup manusia dibumi ini. Tanpa semua itu manusia dibumi yang jumlahnya hampir mencapai 7 milyar akan mengalami kesulitan dan mungkin akan musnah. Apa yang diangkut dengan kapal laut seperti tersebut diatas , sangat tidak mungkin diangkut oleh kapal layar seperti 1400 tahun yang lalu. Kapal laut tersebut melayani pengangkutan penumpang dan barang serta melayani perdagangan antar kota dan Negara. Bumi yang demikian besar kini terasa semakin kecil
kapal4
Untuk mobilitas manusia yang membutuhkan kecepatan tinggi, Allah telah menciptakan pesawat terbang, yang mampu terbang dengan kecepatan sampai 900 km/jam. Pesawat penumpang yang besar mampu mengangkut penumpang ratusan orang. Keberadaan pesawat terbang sebagai sarana trasnportasi yang mampu terbang dengan kecepatan tinggi , menghubungkan kota besar diseluruh dunia, tidak pernah terbayangkan oleh manusia 1400 tahun yang lalu, ketika Al Qur’an baru diturunkan. Secara samar Allah telah menyebutkan sarana ini dalam surat yasin ayat 41-42. Memang Allah tidak secara tegas menyebutkan pesawat terbang ketika itu, karena pemikiran manusia dizaman itu belum mampu memahami, apa yang disebut pesawat terbang. Sangat tidak masuk akal bagi manusia di abad ke 6 bahwa ada besi yang beratnya ribuan ton bisa mengapung di lautan, atau ada burung dari besi yang beratnya puluhan ton bisa terbang dengan kecepatan tinggi di angkasa raya.
Demikianlah sebagian dari tanda kebesaran Allah bagi orang yang mau memikirkan dan memahaminya. Allah telah membuktikan kebenaran Al Qur’an secara bertahap, sayang sedikit sekali orang yang mau memahaminya.
pesawat1
Orang yang tidak percaya pada kekuasaan Allah berkata:” Pesawat terbang, kapal laut dan berbagai fasiltas yang dinikmati manusia itu kan semua ciptaan dan hasil pemikiran manusia “. Betul semua itu hasil pemikiran dan buah karya manusia, tapi coba ingat, siapakah yang menciptakan manusia dari setetes air yang hina? Siapakah yang menciptakan otak manusia yang cerdas itu? Siapakah yang mengajari manusia berbagai ilmu pengetahuan. Mudah mudahan pemikiran ini menambah Iman dan keyakinan kita kepada Allah SWT… amin…

kunci pintu surga

kita semua tentu sudah sadar bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Bahkan dunia ini pun suatu saat akan hancur. Dan setelah itu, kita akan menuju ke alam akhirat. Karenanya, kehidupan di duia ini kita jadikan sebagai tempat untuk mengumpulkan bekal kita untuk hidup di akhirat kelak.

Namun sayangnya, banyak dari kita yang memilih untuk mengedepankan kehidupan dunia dibandingkan dengan kehidupan di akirat kelak. Mereka berlomba-lomba mengumpulkan harta duniawi dengan berbagai cara. Kesibukan mengejar dunia membuat mereka melupakan hal yang paling penting, mempersiapkan diri untuk menuju ke alam akhirat kelak.
Padahal apa yang kita lakukan di dunia ini akan menjadi penentu tempat kita di akhirat kelak. Sebagaimana kita ketahui, di akhirat kelak kita akan terbagi dalam dua kelompok besar. Satu kelompok akan masuk ke syurga Allah SWT, sedangkan kelompok yang lain akan menerima siksaannya di dalam neraka.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah saw berpesan kepada kita agar tidak melupakan tempat kembali tersebut, surga dan neraka.

Dari Abdullah bin Umar, beliau bersabda, “Janganlah kalian melupakan dua hal yang amat besar! “Kami bertanya, “Apa yang dimaksud dengan dua hal yang besar tersebut wahai Rasulullah? ”Rasulullah shollAllahu ‘alaihi wa sallam menjawab “Yaitu Surga danNeraka.”


Sebagai seorang muslim, kita harus memperhatikan dan menanggapi pesan Rasulullah saw tersebut dengan serius. Hal ini karena Allah SWT sendiri telah menjanjikan surga kepada orang-orang yang berbuat kebajikan dan menegakkan nilai-nilai islam dalam kehidupan sehari-hari. Jadi sangatlah tidak mengherankan, jika banyak orang-orang muslim yang berupaya untuk mencari surga Allah SWT.
Begitu besarnya keinginan seorang mukmin untuk meraih surga Allah SWT, hingga ia akan berupaya secara maksimal menemukan “kunci” untuk membuka pintu surga. Dan hal ini pun sesuai dengan sabda Rasulullah saw, yang menganjurkan kita untuk berusaha semaksimal mungkin dan selalu meminta kepada Allah SWT akan kenikmatan hidup di Syurga kelak.

Dari Abu Hurairoh RodhiAllahu anhu bahwa Rasulullah shollAllahua‘alaihi wa sallam bersabda, “Perbanyaklah meminta surga kepada Allah danmintalah perlindungan kepada-Nya dari neraka. Karena keduanya bisa memberisyafaat dan permohonannya syafa‘atnya diterima. Sesungguhnya jika seorang hamba memperbanyak meminta surgakepada Allah, maka surga berkata, “Ya Tuhanku, hamba-Mu ini memintakukepada-Mu, maka tempatkanlah ia didalamku.” Dan neraka berkata, “Ya Tuhanku,hamba-Mu ini meminta perlindungan kepada-Mu daripadaku, maka lindungilah ia daripadaku!”


Selain terus berdoa kepada Allah SWT agar diberikan surge-Nya, kita juga diwajibkan berupaya untuk mencari kunci pembuka pintu surga. Lantas, apa saja kunci yang dapat membuka pintu-pintu surga?

“Kunci Surga adalah kesaksian laa ilaaha illAllahu (tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah)” (HR Ahmad)


Kalimat Tauhid ini tidak hanya sekedar diucapkan tetapi membutuhkanaplikasi nyata dalam kehidupan. Seorang muslim yang bertauhid, diaberibadah hanya kepada Allah dan karena Allah. Menghujam kuat dalamjiwanya sebuah keyakinan bahwa yang berkuasa atas segala sesuatu hanyalah Allah.Dia yakin bahwa yang melapangkan dan menyempitkan adalah Allah. Dia sadar bahwa yang memberi rizki hidup, sehat dan materi hanyalah Allah. Bukan kuburan orang-orang yang dianggap wali, bukan juga orang yang diberi kelebihan diri sehingga dikatakan sakti, juga bukan benda-benda yang dianggap keramat. Dia datang meminta hanya kepada Allah. Oleh karenanya dipasrahkan segala bentuk amal sholeh yang diridhoi oleh Allah tersebut hanya untukNya dan hanya karenaNya semata.

Rasulullah shollAllahu ‘alaihiwa sallam bersabda‘ “Barangsiapa yang berinfak dengan sepasang untaatau kuda atau lainnya di jalan Allah, maka ia dipanggil dari pintu-pintu surga ,‘Wahai hamba Allah, pintu ini lebih baik. Barangsiapa rajin sholat,maka ia dipanggil di pintu sholat. Barangsiapa berjihad. Maka ia dipanggildi pintu jihad. Barangsiapa rajin bershodaqoh,maka ia dipanggil di pintu shodaqoh. Dan barangsiapa puasa, maka ia dipanggil di pintu Royyan.”(HR. Bukhori dan Muslim)


Dan bagi para muslimah, Allah karuniakan keistimewaan, diantaranya diberi kesempatan untuk memasuki Surga tersebut dari kedelapan pintu itu sesuai keinginannya. Inilah bingkisan istimewa untuk muslimah, dimana Allah memberi kunci untukmembuka pintu surga dari mana saja yang ia sukai.

Sebagaimana hadits dari AbuHurairoh rodhiAllahu anhu bahwa Rasulullah shollAllahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Apabila seorang wanita menjaga sholatnya yang lima waktu, berpuasa di bulannya (Ramadhan),menjaga kehormatannya dan menta‘ati suaminya niscaya dia akan masuk surga daripintu mana saja yang ia sukai. (HR. Ahmad).


Empat hal yang disampaikan dihadits tersebut kunci untuk bisa memasuki Surga Allah bahkan menjadi kelapanganbagi wanita untuk memilihnya.

  1. Yang pertama adalah menjaga sholat. Yang dimaksud disini adalah menjaga waktunya dengan tidak melalaikannya dan mengakhirkan. Berusaha sekuat mungkin untuk menjagakehusyuannya dan memenuhi rukun-rukunnya dengan sebaik-baiknya.
  1. Yang kedua menjaga puasa. Maksudnya adalah puasa pada bulan Ramadhan, dengan memenuhi rukun-rukunnya dan berusahamenghindarkan dari hal yang merusak kesempurnaan puasanya.
  1. Yang ketiga menjaga kehormatan diri, dengan tidak memperlihatkan aurat kepada laki-laki bukan mahram, tidakbercengkrama dengan bebas bersama laki-laki bukan mahram. Termasuk katagori ini adalah menjagadiri dengan tidak berkhalwat (berdua-duaan) dengan laki-laki bukan mahram danmenjaga diri agar tidak saling bersentuhan. Pada saat seorang muslimah menjaga dirinya, maka Allah akan menjaganya.
  1. Yang keempat adalah mentaati suaminya. Inilah lahan besar untuk paramuslimah yang sudah diamanahi seorang suami untuk berkhidmat dan memberikan hak-hak suaminya dengan cara mentaatinya selama ketaatan itu dalam hal yangbaik, bukan kemaksiatan kepada Allah. Baik ketaatan itu untuk mentaati Allah atau sekalipun untuk memenuhi keinginan suami dalam pelayanan fisik dan psikisnya. Karena ketika seorang istri tidak taat pada saat suami meminta pelayanan khusus berupa biologis, sementara suami dalam keadaan marah, makamalaikat melaknatnya.
Marilah kita terus berupaya untuk mencari dan mengamalkan perbuatan yang dapat membuka pintu surga bagi kita, sehingga kita termasuk ke dalam orang-orang yang dirindukan oleh surga Allah SWT. Amin…
Wallahu A’lam

Senin, 01 Agustus 2011

Do'a awal kultum







“Segala puji milik Allah. Kami memohon pertolonganNya, dan mohon ampun kepada Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diriku dan keburukan amalku.
Barang siapa yang diberi petunjuk Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menunjukinya.
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, aku mengesakanNya dan tidak mempersekutukanNya.
Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hambaNya dan rosulNya, tidak ada nabi setelah Dia.
Ya Allah, berikan sholawat, salam dan kebaikan atas nabi Muhammad, keluarganya dan sahabatnya.”

Selengkapnya...


http://fatchularifin.blogspot.com/2009/06/segala-puji-milik-allah.html